Jumat, 09 November 2012
Senin, 22 Oktober 2012
Lihat Urine Anda dan Prediksi Sejak Dini Tanda Penyakit dalam Tubuh
Urine merupakan hasil proses dalam metabolism tubuh. Saat kita mengeluarkan urin, terjadi berbagai kondisi terkait dengan kesehatan tubuh kita. Dengan mengamati kondisi urine, atau kondisi yang dialami saat buang air kecil, tanda-tanda penyakit bisa diketahui.
Untuk mengetahui diagnosis penyakit, sebaiknya melewati pemeriksaan intensif. Tapi gejala awal suatu penyakit juga dapat dideteksi petugas medis menggunakan urine sebagai patokan karena cairan ini merupakan limbah sisa metabolisme tubuh.
1. Warna urine normal biasanya kuning bercahaya karena merupakan hasil pengeluaran pigmen dalam darah yang disebut urochrome. Tapi urine bisa berubah warna, sesuai dengan makanan atau penyakit yang diderita seseorang.
Jika jernih atau tidak berwarna, artinya terlalu banyak meminum cairan. Bila warnanya kuning gelap, bisa menandakan tubuh mengalami dehidrasi. Jika berwarna merah menandakan adanya darah dari ginjal atau infeksi kandung kemih. Jika berwarna cokelat gelap atau seperti teh, bisa menandakan adanya gangguan hati.
2. Urine yang berasa manis menandakan adanya gejala kencing manis atau diabetes melitus. Deteksi kencing manis dilakukan dengan melihat apakah air kencing dikerubuti semut atau tidak. Jika dikerubuti semut, artinya manis dan ada kemungkinan mengidap diabetes, sebaiknya anda langsung pergi untuk memeriksakan gula darah anda.Urine hanya dikerubuti semut jika kadar gula darahnya sudah sangat ekstrem
3. Masalah pada prostat akan mempengaruhi aliran kencing. Perbedaannya bisa diamati sendiri dari seberapa jauh lengkungan yang terbentuk saat air kencing memancur keluar.Pria yang jangkauan semprotannya jauh, memiliki kondisi prostatnya yang baik. Jika jangkauannya pendek, ada dugaan pembesaran prostat atau gangguan prostat yang lain.
4. Urine berbau pesing karena kandungan amonia di dalamnya. Tapi jika baunya amat menyengat dan berlebihan, dapat diduga pertanda infeksi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bau urine yang sangat tajam merupakan gejala dari infeksi saluran kemih. Jika sedang mengkonsumsi obat atau habis memakan makanan yang berbau menyengat semisal durian atau petai, urine yang dikeluarkan juga ikut mengeluarkan bau menyengat.
5. Saat buang air kecil, harusnya yang muncul adalah rasa lega karena berhasil membuang limbah dari tubuh. Tapi apabila sering mengalami nyeri saat pipis, waspadai adanya batu ginjal, yaitu endapan kalsium yang membatu dan berkumpul di ginjal ataupun saluran kencing.
Sekarang cobalah perhatian warna urine anda untuk mengetahui kondisi kesehatan anda. Jangan sampai terlambat
Rabu, 17 Oktober 2012
Eksotika Wisata Berpetualang di Gua Pindul Wonosari-Yogyakarta
Gua Pindul, merupakan sebuah objek wisata baru di daerah Wonosari-Yogyakarta. Didalam gua pindul, kita dapat menikmati anek batuan stalakmit dan stalaktit yang berusia ratusan tahun. Selain itu, di dalam gua pindul juga terdapat air yang dipercaya dapat membuat awet muda bagi kaum wanita. Bagi kaum lelaki, terdapat batu bekas petapan yang disebut batu perkasa. konon bila menyentuh batu ini seorang lelaki akan bertambah keperkasaannya.
untuk memasuki gua pindul anda tidak perlu menguras dompet dalam-dalam. hanya dengan harga Rp.35000 sampai Rp.45.000 untuk tiap wahana. Wahana tersebut ada rafting disungai Oyo, dan telusuri Gua Pindul.
![]() |
| kelompok 5, adventure |
![]() |
| batu perkasa |
![]() |
| cahaya di gua pindul |
![]() |
| rafting di sungai Oyo |
![]() |
| Pintu keluar Gua Pindul |
![]() |
| Start di Gua Pindul |
Mekanisme Moral untuk Memisahkan Tindakan Tercela dengan Pencelaan Diri
![]() |
| A. Bandura (tokoh Behaviouristik) |
Setiap orang pernah melakukan kesalahan. Hal itu normal adanya dalam kehidupan. ketika manusia melakukan tindakan tercela, mereka akan melakukan sebuah mekanisme untuk membela diri atau menghindar dari situasi yang tidak menyenangkan atas perilaku mereka. Dalam ranah Psikologi berbagai perilaku tersebut dapat diprediksi dengan melihat apa mekanisme apa yang dilakukan salah satunya menurut ahli Psikologi Behaviouristik A. Bandura
Bandura berpendapat bahwa perilaku manusia tidak seluruhnya konsisten. Manusia itu di pengaruhi lingkungan. Dengan kata lain, Bandura percaya bahwa perilaku manusia di tentukan oleh situasi tertentu dan interpretasinya akan situasi tersebut, bukan oleh tahapan perkembanganya, oleh ciri bawaanya, atau oleh tipe orang tertentu.
Contoh terbaik dari perilaku situasional adalah moralitas. Meskipun seseorang memiliki prinsip moral yang kuat ada beberapa mekanisme yang dapat di pakai untuk memisahkan tindakan tercela dengan pencelaan diri. Mekanisme ini memungkinkan seseorang melanggar prinsip tanpa perlu merasa bersalah, mekanisme itu antara lain:
1. Justifikasi moral
Tindakan yang tercela itu bmenjadi cara untuk mencapai tujuan yang lebih luhur dan karenanya dibenarkan. Contohnya seperti : saya mencuri untuk memberi makan keluarga.
2. Pelabelan eufemistis
Menyebut tindakan tercela sebagai sesuatu yang lain sehingga dapat melakukannya tanpa rasa bersalah. Contohnya, adalah ketika tentara sewaktu berperang, dia di bentuk pikirannya kalau membunuh bukanlah sebuah hal yang kejam, melainkan suatu kewajiban yang harus dilakukannya sebagai warga negara. Dan juga dengan begitu maka membunuh akan dianggap sebuah pekerjaan yang mulia.
3. Perbandingan yang Menguntungkan
Membandingkan tindakannya dengan tindakan orang lain yang lebih bengis, sehingga tindakan tercelanya tampak lebih baik. Dalam artian seperti, ‘’ jelas saya melakukannya, tetapi orang itu jauh lebih buruk.’’
4. Pengalihan Tanggung Jawab
Beberapa orang dapat melanggar prinsip moral mereka jika mereka merasa di perintah oleh otoritas dan karenanya merupakan tanggung awab yang memberi perintah. Contohnya : para prajurit nazi yang membunuh jutaan orang. Ketika diminta pertanggung jawaban, mereka menjawab kalau mereka hanya diperintah.
5. Difusi Tanggung Jawab
Ketika banyak orang yang bertanggung jawab, yakni ketika ada penyebaran tanggung jawab, maka individu tidak akan merasa bertanggung jawab.
6. Pengabaian atau Distorsi Konsekuensi
Orang mengabaikan akibat dari perbuatan yang mereka lakukan, sehingga mereka tidak perlu merasa bersalah.
7. Dehumanisasi
Ketika beberapa individu dianggap manusia rendahan, maka mereka bisa saja diperlakukan secara tidak manusiawi tanpa perlu erasa bersalah.
8. Atribusi Kesalahan
Seseorang selalu dapat menyebut sesuatu yang dikatakan atau dilakukan korban sebagai alasan untuk bertindak keras atau tercela. Contohnya seorang pemerkosa, menyalahkan korbannya juga bertanggung jawab atas pemerkosaan itu, karena dia memakai pakaian seksi sehingga mengundang orang ntuk melakukan pemerkosaan.
Bandura berpendapat bahwa perilaku manusia tidak seluruhnya konsisten. Manusia itu di pengaruhi lingkungan. Dengan kata lain, Bandura percaya bahwa perilaku manusia di tentukan oleh situasi tertentu dan interpretasinya akan situasi tersebut, bukan oleh tahapan perkembanganya, oleh ciri bawaanya, atau oleh tipe orang tertentu.
Contoh terbaik dari perilaku situasional adalah moralitas. Meskipun seseorang memiliki prinsip moral yang kuat ada beberapa mekanisme yang dapat di pakai untuk memisahkan tindakan tercela dengan pencelaan diri. Mekanisme ini memungkinkan seseorang melanggar prinsip tanpa perlu merasa bersalah, mekanisme itu antara lain:
1. Justifikasi moral
Tindakan yang tercela itu bmenjadi cara untuk mencapai tujuan yang lebih luhur dan karenanya dibenarkan. Contohnya seperti : saya mencuri untuk memberi makan keluarga.
2. Pelabelan eufemistis
Menyebut tindakan tercela sebagai sesuatu yang lain sehingga dapat melakukannya tanpa rasa bersalah. Contohnya, adalah ketika tentara sewaktu berperang, dia di bentuk pikirannya kalau membunuh bukanlah sebuah hal yang kejam, melainkan suatu kewajiban yang harus dilakukannya sebagai warga negara. Dan juga dengan begitu maka membunuh akan dianggap sebuah pekerjaan yang mulia.
3. Perbandingan yang Menguntungkan
Membandingkan tindakannya dengan tindakan orang lain yang lebih bengis, sehingga tindakan tercelanya tampak lebih baik. Dalam artian seperti, ‘’ jelas saya melakukannya, tetapi orang itu jauh lebih buruk.’’
4. Pengalihan Tanggung Jawab
Beberapa orang dapat melanggar prinsip moral mereka jika mereka merasa di perintah oleh otoritas dan karenanya merupakan tanggung awab yang memberi perintah. Contohnya : para prajurit nazi yang membunuh jutaan orang. Ketika diminta pertanggung jawaban, mereka menjawab kalau mereka hanya diperintah.
5. Difusi Tanggung Jawab
Ketika banyak orang yang bertanggung jawab, yakni ketika ada penyebaran tanggung jawab, maka individu tidak akan merasa bertanggung jawab.
6. Pengabaian atau Distorsi Konsekuensi
Orang mengabaikan akibat dari perbuatan yang mereka lakukan, sehingga mereka tidak perlu merasa bersalah.
7. Dehumanisasi
Ketika beberapa individu dianggap manusia rendahan, maka mereka bisa saja diperlakukan secara tidak manusiawi tanpa perlu erasa bersalah.
8. Atribusi Kesalahan
Seseorang selalu dapat menyebut sesuatu yang dikatakan atau dilakukan korban sebagai alasan untuk bertindak keras atau tercela. Contohnya seorang pemerkosa, menyalahkan korbannya juga bertanggung jawab atas pemerkosaan itu, karena dia memakai pakaian seksi sehingga mengundang orang ntuk melakukan pemerkosaan.
![]() |
| membela diri |
Refleksi : Coba diingat perilaku apa yang pernah anda lakukan terkait dengan tindakan tercela dan pencelaan diri? lalu anda menggunakan mekanisme yang mana?
Sumber : Hergenhanhn, B. R., dan matthew H. Olson. 2009. Theories of Learning (Teori Belajar) edisi tujuh. Jakarta : Kencana.
Ditemukan Ular Bertanduk Seperti Naga. Naga itu Mitologi?
Seekor ular ditemukan dengan bentuk wajah yang unik menyerupai seekor naga. namun ular ini masih berukuran sangat kecil seukuran jari tangan orang dewasa. ular ini memiliki tanduk dikepala dan memiliki mata merah. beberapa orang menganggapnya seekor naga.
Ular dengan Lima Kepala "Unik" tapi Nyata
Secara umum ular memiliki satu kepala. akan tetapi, berbeda dengan yang ada di India. Ular tudung atau dikenal dengan nama cobra ini memiliki lima buah kepala yang masing-masing dapat berfungsi dengan normal. Hal ini tergolong sangat unik dan langka. Apalagi dalam kepercayaan umat Hindu, ular berkepala lima merupakan salah satu hewan yang suci. Hal ini disebabkan karena ular berkepala lima menjadi tenpat singgasana Dewa Wisnu.
Jumat, 12 Oktober 2012
SUNRISE DI GUNUNG BROMO
![]() |
| Suasana ketika matahari terbit |
Menikmati indahnya
matahari terbit merupakan salah satu pengalaman yang terindah. Melihat secara
langsung di pegunungan yang sejuk melihat secerca cahaya yang menandakan bahwa
habis gelap terbitlah terang. Sangat disesalkan bila anda pergi berwisata ke
Gunung Bromo tanpa melihat mahatari terbit.
picture by: Indri Sutrisna...
Langganan:
Postingan (Atom)























